PALANGKA RAYA– Bantuan untuk korban banjir di Provinsi Kalteng mulai berdatangan dari berbagai pihak. Sinar Mas yang merupakan salah satu perusahaan besar swasta merasa terpanggil untuk meringankan penderitaan saudara-saudara sesama manusia yang terdampak.

Dengan berkoordinasi dengan Pemprov Kalteng melalui BPBD-PK Provinsi Kalteng, Dinas Sosial Provinsi Kalteng dan Bulog Kalteng, Sinar Mas memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir berupa natura atau beras dengan total 200 ton. Pengiriman yang dimulai sedari Minggu (23/10) lalu sudah sampai ke Palangka Raya sebanyak 70 ton dan ditempatkan di Kantor Dinas Sosial Provinsi Kalteng.

Sesuai permintaan Pemprov Kalteng, sisanya sebanyak 130 ton agar dikirimkan ke Gudang Bulog Sampit. Hal itu dikarenakan Kotawaringin Timur dan Kotawaringin Barat sebagai kabupaten yang wilayahnya terdampak banjir paling parah, sehingga penyalurannya akan lebih mudah jika disentralisasi di Bulog Sampit.

“Sampai dengan 1 November, beras yang terkirim ke Bulog Sampit sebanyak 70 ton. Berarti secara keseluruhan jumlah bantuan Sinar Mas yang sudah masuk ke Kalteng kurang lebih 140 ton. Kekurangannya sebanyak 60 ton masih akan dikirim secara bertahap.” kata AU Rizky Djaya D, selaku Kepala Perwakilan Sinar Mas Kalteng, Selasa (1/11/2022).

Sebelumnya, bantuan beras ini telah dilakukan secara simbolis oleh Septiadi selaku perwakilan Sinar Mas kepada Pemprov Kalteng yang diwakili oleh Kepala BPBD-PK Kalteng Falery Tuwan dan Plt Kadinsos Kalteng Edy Karusman, Minggu (23/10).

“Bantuan ini sebagai wujud kepedulian dari Sinar Mas corporate social responsibility (CSR) terhadap kondisi tanggap darurat atas bencana banjir yang terjadi di Kalteng. Yang pasti bencana banjir ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami memiliki kewajiban membantu saudara-saudara kita yang terdampak.” tambah Asean, selaku Dept Head D&L Sinar Mas Kalteng seraya berdoa semoga bencana banjir ini cepat berlalu, Indonesia tangguh, pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat!.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *